Aroma Nepotisme Penerimaan Anggota Panwascam di Kabupaten Mesuji Tercium Menyengat
Mesuji – Diduga anggota Bawaslu Mesuji Nepotisme dalam rekruitmen pengawas kecamatan (panwascam) pilkada tahun 2024 dimana pelaksanaan tidak sesuai dengan asas penyelenggara pemilu Kabupaten Mesuji Lampung (3/6/24)
Adapun dugaan kejanggalan disinyalir yang dilakukan oleh oknum Anggota Bawaslu Kabupaten Mesuji Deden Cahyono, Wahyu Eko, Robby dalam menerima pengawas di Kecamatan Panca Jaya dan Kecamatan Waysedang.
Menurut Fiqri Dwi Andriyansyah masyarakat setempat, “Dua orang anggota panwascam Kecamatan Panca Jaya dua orang itu dari Kecamatan Simpang Pematang Atas Nama Hery itu Ketua Organisasi MOI yang kemarin Baru Dapat Hibah puluhan juta dari Pemerintah Daerah,” tegas Fiqri.
Lanjut anggota panwaslu lainnya itu adeknya Ketua Bawaslu Mesuji padahal pendaftar dari Kecamatan Panca Jaya Banyak yang diterima dari Kecamatan Simpang Pematang ini benar benar seperti perusahaan milik pribadi
Dimana seharusnya dalam perekrutan ini menggunakan asas penyelenggara, ada lagi kata Fiqkri ini lebih gila lagi panwaslu kecamatan way sedang itu Orang Kecamatan Simpang Pematang setiap hari jarak tempuh hampir 50 km. apakah ini lebih dari gila, dimana efektif efisien kerja sebagai lembaga penegakkan Hukum pemilu.
“Dan ini lebih luar biasa lagi nepotisme nyata ternyata dibuang nya panwaslu ibu Novita dari organisasi muhammadiyah, padahal Novita itu bagus kerjanya serta tanggung jawab tidak seperti yang lain dugaan saya suka minta uang sama caleg saya ada bukti pengakuan caleg yang kalah,” tegas fiqri
“Dugaan mengejutkan lagi pengganti novita dugaan adek atau kaka kandung deden Cahyono, jadi di panca jaya simpang pematang,keluarga di Kecamatan Way Sedang Kawan dekat, sehingga yang jadi korban Demokrasi Indonesia,” tegas Fiqkri Generasi Muda Kabupaten Mesuji.”





